TAJUK RENCANA · SERI MEMBACA ULANG LIVING ALLOWANCE

Tunjangan Berbeda, Ruang Hidup Berbeda: Adilkah Living Allowance LPDP Lintas Negara?

Dari Groningen, menelusuri perubahan Living Allowance LPDP 2018–2026, perbedaan tarif antarkota, daya beli, dan pertanyaan tentang keadilan serta peninjauan tunjangan.

Redaksi Kelurahan LPDP Groningen14 menit baca

Dua penerima beasiswa bisa memperoleh Living Allowance dengan besaran berbeda. Mereka juga bisa menerima nominal yang sama, tetapi menghadapi kebutuhan hidup yang tidak sama. Di tengah perbedaan itu, bagaimana kita menilai keadilan dukungan finansial?

Pertanyaan ini bermula dari Groningen, tempat standar umum Dana Hidup Bulanan LPDP untuk Belanda telah tercantum €1.500 sejak Juli 2023. Namun, ketika pandangan diperluas ke negara lain, persoalannya lebih besar dari sekadar satu nominal yang bertahan. Ada sejarah penyesuaian, perbedaan biaya, dan cara memperlakukan kebutuhan yang belum selalu terlihat dalam tabel.

Ketika Angka Berbeda, Pertanyaan Keadilan Muncul

Dana Hidup Bulanan (Living Allowance, LA) membantu penerima beasiswa memenuhi kebutuhan sehari-hari selama studi. Dalam Lampiran G Panduan Pencairan LPDP Januari 2026, angka untuk Belanda dan Belgia sama-sama €1.500, sedangkan Jerman, Italia, dan Spanyol €1.400, Irlandia €1.600, serta Portugal €800 per bulan.

Perbedaan ini tidak dengan sendirinya menunjukkan ketidakadilan. Biaya tempat tinggal, kebutuhan keluarga, transportasi, dan kesempatan akademik memang tidak sama di setiap kota. Yang patut diuji adalah apakah keputusan menetapkan tarif tertentu memiliki ukuran kebutuhan yang jelas, diperiksa secara berkala, dan terbuka untuk diperbaiki ketika keadaan berubah.

Dari Groningen, pertanyaan tersebut terasa dekat. Pada 2018, kota ini termasuk kelompok Belanda dengan tarif €1.200, di bawah Amsterdam €1.250.Editorial pertama seri ini mencatat penyatuan menjadi €1.500 sejak Juli 2023. Penyeragaman itu mengakhiri selisih antarkota, tetapi kesejahteraan awardee tidak berhenti pada kesamaan nominal.

Tunjangan yang adil tidak harus sama besar. Yang perlu sama ialah kesungguhan memahami kebutuhan di balik setiap angka.

Delapan Tahun Perubahan yang Tidak Seragam

Panduan LPDP versi 10.3 yang berlaku sejak Juni 2018 memberikan titik awal perbandingan. Dalam panduan tersebut, Irlandia tercatat €1.000, Jerman dan Italia €1.100, Belgia €1.200, Spanyol €1.150, dan Portugal €800. Angkanya dapat dibaca berdampingan dengan panduan Januari 2026 untuk melihat seberapa jauh tarif bergerak.

Kenaikan Irlandia dari €1.000 menjadi €1.600 setara 60%. Jerman dan Italia berubah dari €1.100 menjadi €1.400 (27,3%), Belgia dari €1.200 menjadi €1.500 (25%), sedangkan Spanyol dari €1.150 menjadi €1.400 (21,7%). Tarif Portugal tetap tercantum €800 pada kedua titik tersebut. Di Belanda, kelompok Groningen berubah dari €1.200 menjadi €1.500 (25%), sementara Amsterdam dari €1.250 menjadi €1.500 (20%).

Itu perubahan nominal dalam mata uang masing-masing, bukan peringkat daya beli. Kita juga perlu menjaga satu hal ketika membaca sejarah: kelompok kota dapat berubah. Pada 2018, Kanada tercantum dengan satu tarif CAD 1.800; pada 2026 Ottawa dipisahkan dari kota lain. Karena itu, selisih dua kategori tersebut tidak tepat disajikan sebagai kenaikan kelompok kota yang selalu sama.

GRAFIK 01

Seberapa besar tarif berubah sejak 2018?

Irlandia+60%

€1.000 → €1.600 per bulan

Jerman+27,3%

€1.100 → €1.400 per bulan

Italia+27,3%

€1.100 → €1.400 per bulan

Belgia+25%

€1.200 → €1.500 per bulan

Belanda · Groningen dan kota lain+25%

€1.200 → €1.500 per bulan

Spanyol+21,7%

€1.150 → €1.400 per bulan

Belanda · Amsterdam+20%

€1.250 → €1.500 per bulan

Austria+20%

€1.000 → €1.200 per bulan

Prancis+15,4%

€1.300 → €1.500 per bulan

PortugalTetap

€800 → €800 per bulan

Perbandingan sejumlah kelompok tujuan dalam euro dari Panduan LPDP v10.3 yang berlaku Juni 2018 dan Lampiran G Januari 2026. Persentase mengikuti mata uang yang sama. Inggris, Kanada, dan Denmark tidak dimasukkan karena pengelompokan kotanya berubah.

Di tengah rentang panjang itu, pengumuman LPDP pada Agustus 2023 menyebut penyesuaian sejumlah negara mulai Juli sekaligus menyatakan bahwa tujuan lain tetap ditinjau.Pengumuman berikutnya pada Januari 2024 merangkum perubahan yang berlaku sejak Oktober 2023. Pada contoh yang ditampilkan, sebagian tujuan di Eropa kembali meningkat, sedangkan Belanda dan Prancis tidak berubah pada gelombang Oktober.

Laporan Kinerja LPDP 2023 mencatat masukan awardee dari beberapa negara tentang penyesuaian tunjangan. Persoalan ini bukan sekadar perbandingan negara yang memperoleh kenaikan paling besar. Ia juga menyangkut kapan kebutuhan dinilai, bagaimana keputusan dijelaskan, dan bagaimana beban anggaran publik diperhitungkan.

Nominal Lebih Tinggi, Belum Tentu Lebih Lapang

Perjalanan tarif itu baru menjelaskan perubahan alokasi. Untuk menilai kecukupan, kita perlu membaca harga yang dihadapi penerima beasiswa. Eurostat mencatat indeks tingkat harga konsumsi rumah tangga 2025 dengan rata-rata Uni Eropa 100. Denmark berada pada 139,7 dan Irlandia 136,2. Belanda berada pada 115,6, Belgia 116,2, Jerman 108,3, dan Austria 113,0.

Dalam ukuran yang sama, Italia berada pada 97,1, Spanyol 91,6, dan Portugal 86,6. Maka €1.600 untuk Irlandia belum tentu menyediakan ruang pengeluaran lebih besar daripada €1.500 untuk Belanda. Eurostat bahkan mencatat bahwa biaya perumahan dan utilitas Irlandia pada 2025 mencapai sekitar 190% dari rata-rata Uni Eropa.

GRAFIK 02

Tunjangan dan harga, dua ukuran yang perlu dibaca bersama

Denmark · Kopenhagen/Kongens Lyngby€1.600
Irlandia€1.600
Belanda€1.500
Belgia€1.500
Prancis€1.500
Denmark · kota lain€1.400
Italia€1.400
Jerman€1.400
Spanyol€1.400
Austria€1.200
Portugal€800

Tarif umum LPDP Januari 2026 (Lampiran G), euro per bulan. Indeks harga konsumsi rumah tangga Eurostat 2025 (EU=100). Nilai Denmark untuk dua kelompok kota memakai indeks nasional yang sama. Indeks tersebut bukan biaya mahasiswa atau saldo setelah pengeluaran.

Belgia memberi pelajaran lain. Tarifnya sama dengan Belanda dan indeks tingkat harganya pun berdekatan. Tanpa membandingkan biaya hunian mahasiswa di Leuven, Gent, Groningen, atau Amsterdam secara setara, kita tidak dapat menentukan negara mana yang lebih lapang hanya dari dua angka tersebut.

Sementara itu, Italia dan Spanyol memiliki indeks harga nasional lebih rendah dengan LA hanya €100 di bawah Belanda. Perbedaan ini pantas ditelaah lebih jauh, tetapi biaya hunian kota tujuan, jenis akomodasi, dan akses bantuan lain tetap menentukan keadaan tiap awardee.

Belanda di Antara Beragam Kelompok Kota

LPDP telah menggunakan kelompok tarif antarkota di sejumlah negara. Panduan Januari 2026 membedakan London (£1.900), Oxford (£1.800), Cambridge (£1.700), kelompok kota lainnya (£1.500), serta kota lain (£1.400). Denmark memisahkan Kopenhagen dan Kongens Lyngby (€1.600) dari kota lain (€1.400). Di Kanada, Ottawa mendapat CAD 2.900, sedangkan kelompok kota lain CAD 2.300.

GRAFIK 03

Satu negara pun dapat memiliki beberapa tarif kota

London£1.900
Oxford£1.800
Cambridge£1.700
Bedford, Birmingham, Bristol, Glasgow, Reading, Edinburgh£1.500
Kota lain£1.400

Tarif nominal menurut LPDP, Lampiran G, berlaku 10 Januari 2026. Negara dan mata uang ditampilkan terpisah; Ottawa tidak mewakili seluruh Kanada, sebagaimana Kopenhagen tidak mewakili seluruh Denmark.

Sejarah Belanda menunjukkan pilihan kebijakan yang berbeda. Tarif Amsterdam dan kelompok kota lainnya pernah dipisahkan, kemudian diseragamkan pada Juli 2023. Kesetaraan nominal bagi Groningen dan Amsterdam merupakan langkah penting. Namun, kebijakan juga perlu mampu membaca perbedaan kebutuhan tanpa menganggap semua kota menghadapi biaya hunian yang sama.

Portugal memperlihatkan persoalan lain: tarif €800 tercatat pada panduan 2018 maupun 2026. Meski indeks harga nasionalnya lebih rendah daripada Belanda, nilai tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang kecukupan untuk penerima di Lisbon, Porto, dan kota studi lain. Perbandingan yang adil memerlukan data harga hunian nyata, bukan perkiraan tabungan berdasarkan reputasi murahnya suatu negara.

Kondisi Groningen dan Belanda dibahas lebih rinci dalam editorial pertama, termasukperubahan rata-rata sewa hunian menurut CBS selama 2024–2026. Di artikel ini, pengalaman Belanda menjadi salah satu pembanding untuk menilai kebijakan yang berlaku lintasnegara.

Keadilan Bukan Sekadar Menyamakan Angka

Ada tiga hal yang pantas menjadi dasar penilaian. Kebutuhan yang sebanding patut memperoleh dukungan yang sebanding. Perbedaan kebutuhan dapat menjadi alasan untuk dukungan berbeda, selama ukurannya bisa diperiksa. Dan setiap keputusan perlu memperhatikan keberlanjutan dana publik agar dukungan tetap tersedia bagi penerima beasiswa berikutnya.

Kemampuan membayar tagihan rutin juga berbeda dari ketahanan menghadapi biaya mendadak dan keleluasaan mengikuti kesempatan akademik. Awardee mungkin dapat membayar sewa dan makan, tetapi tidak selalu memiliki cadangan untuk perjalanan riset, pelatihan, atau kebutuhan kesehatan. Dukungan kampus maupun komponen beasiswa lain dapat membantu; aksesnya tetap perlu diperhatikan.

GRAFIK 04

Berapa ruang setelah kebutuhan rutin?

Coba ubah tarif tujuan, biaya hunian, dan kebutuhan rutin. Nilai awal merupakan contoh, bukan perkiraan harga sewa di negara yang dipilih.

€850
€430

Tunjangan

€1.500

Porsi hunian

56,7%

Sisa contoh

€220

Simulasi bebas yang tidak menggunakan data sewa teramati atau jawaban survei. Tarif bersumber dari LPDP Januari 2026. Contoh pengeluaran sama untuk setiap negara agar terlihat cara kerja perhitungannya; bukan peringkat negara paling berkecukupan.

Simulasi ini memungkinkan pembaca mengubah tarif tujuan, biaya hunian, dan kebutuhan rutin. Ia menunjukkan bagaimana sisa anggaran berubah ketika salah satu komponen bergerak. Perhitungan tersebut memakai angka pengeluaran contoh yang sama, bukan angka survei sewa di Dublin, Leuven, Göttingen, Groningen, Valencia, ataupun Lisbon. Karena itu, hasilnya tidak dapat digunakan untuk mengurutkan kesejahteraan negara.

Untuk memeriksa keadilan secara lebih utuh, data pengeluaran perlu dibandingkan menurut kota, tahun, bentuk hunian, komposisi rumah tangga, dan komponen dukungan lain. Sampai bukti semacam itu tersedia, indeks harga nasional dan simulasi dapat membuka pertanyaan penting, tetapi belum menyelesaikan jawabannya.

Meninjau Kembali Cara Menentukan Tunjangan

LPDP telah menyampaikan bahwa peninjauan besaran tunjangan terus dilakukan. Pernyataan itu patut menjadi dasar untuk memperjelas bagaimana kebutuhan diterjemahkan menjadi tarif. Redaksi mengajukan tiga pertanyaan yang dapat membantu percakapan kebijakan.

Pertama, ukuran apa yang digunakan? Apakah indeks harga nasional, biaya hunian kota studi, kebutuhan mahasiswa, atau gabungan beberapa indikator? Ketika inflasi umum melambat sementara biaya sewa terus meningkat, bagaimana kedua perkembangan itu ditimbang?

Kedua, kapan pembagian tarif kota perlu dipertahankan atau ditinjau ulang? Inggris, Denmark, dan Kanada menunjukkan bahwa perbedaan wilayah dapat dicantumkan dalam aturan. Belanda memilih menyatukan tarif pada 2023. Kedua pendekatan mempunyai konsekuensi; penilaiannya perlu mengikuti kebutuhan nyata dan kemudahan pelaksanaan.

Ketiga, bagaimana suara awardee dilibatkan? Survei pengeluaran yang menjaga privasi, data hunian, dan pengalaman akademik dapat melengkapi statistik nasional. Temuan komunitas tetap harus dibaca dengan memperhatikan cara responden dipilih dan kondisi yang mereka wakili.

Dana beasiswa bersumber dari dana publik. Peninjauan yang adil tidak selalu berarti menaikkan semua tarif sekaligus. Penyesuaian kelompok kota, dukungan terhadap kebutuhan tertentu, ataupun peninjauan berkala dapat dipertimbangkan menurut bukti dan kemampuan anggaran. Yang diperlukan bukan perlombaan menaikkan angka, melainkan cara penetapan tunjangan yang dapat dipahami dan dipertanggungjawabkan.

Dari Groningen, kita memulai pembahasan dengan satu besaran yang bertahan sejak Juli 2023. Dari negara lain, kita melihat penyesuaian besar, kenaikan bertahap, hingga tarif yang tidak berubah pada dua titik perbandingan. Semuanya patut dinilai melalui ukuran yang sama.

Besaran tunjangan dapat berbeda. Kesungguhan memahami kebutuhan setiap awardee semestinya sama.

Keadilan beasiswa perlu terlihat dalam cara kebutuhan dikenali, keputusan dijelaskan, serta dukungan diperiksa kembali ketika kehidupan penerima beasiswa berubah. Itulah percakapan yang ingin diperkuat redaksi melalui seri editorial ini.

Sumber dan batas pembacaan

Perbandingan memakai contoh negara dan kelompok kota yang terverifikasi dalam dokumen, bukan peringkat lengkap perubahan seluruh 69 negara sejak 2018. Indeks harga nasional tidak diubah menjadi perkiraan pengeluaran individu, dan simulasi hunian bukan hasil survei.

Kebersamaan awardee LPDP Groningen

SERI EDITORIAL

Dari perbandingan negara, kembali ke pengalaman di Groningen.

Baca bagaimana Living Allowance Belanda berubah dari tarif antarkota menjadi €1.500 dan mengapa fleksibilitas finansial penting selama studi.